Kimia Medisinal 3
Rekasi-Reaksi Kimia Obat di dalam Tubuh
"Reaksi Metilasi"
Reaksi Metilasi merupakan suatu reaksi penambahan gugus metil (-CH3) pada substrat ataupun substitusi suatu atom atau gugus pada suatu substrat dengan gugus metil. Reaksi metilasi dikatalis oleh enzim-enzim metiltransferase. Koenzim yang terlibat pada reaksi ini yaitu S-adenosil-metionin (SAM).
LinkYoutube:
Berdasarkan penjelasan yang telah saudara sampaikan bahwa reaksi metilasi merupakan suatu reaksi yang berlangsung dengan penambahan gugus metil pada suatu substrat dan terjadi di reaksi fase 2 metabolisme. Yang akan saya tanyakan apakah reaksi metilasi ini terjadi pada semua obat yang mengalami proses metabolisme reaksi fase 2? Dan mengapa reaksi metilasi hanya terjadi pada reaksi metabolisme fase 2 ?
BalasHapusReaksi metilasi merupakan salah satu reaksi yang ada pada fase 2/ fase konjugasi. Reaksi metilasi dan reaksi lainnya dalam fase 2 ini dikatalisis oleh sekelompok besar transferase dengan spesifisitas luas, yang dalam kombinasinya dapat memetabolisme hampir semua senyawa hidrofobik yang mengandung gugus nukleofilik atau elektrofilik
HapusBerdasarkan jawaban yang telah disampaikan dapat saya simpulkan bahwa reaksi metilasi ini terjadi di hampir semua senyawa hidrofobik yang mengandung gugus nukleofilik atau elektrofilik yang hampir terjadi pada semua proses metabolisme reaksi 2 sebagian obat.
HapusDidalam video yang dijelaskan juga di singgung mengenai peranan reaksi metilasi salah satunya yaitu berperan pada proses biosintesis senyawa endogen mengapa hal tersebut dapat terjadi?
BalasHapusDidalam video juga dijelaskan pada reaksi metilasi nantinya akan dikatalis oleh enzim metiltransferase dan terdapat ko enzim s adenosil metionin yang terlibat dalam reaksi juga yang saya tanyakan tujuan dari adanya koenzim adenosil metionin ini dalam reaksi metilasi apa? Dan jika tidak terdapat ko enzim ini apakah mempengaruhi reaksi metilasi yang terjadi?
BalasHapusS-Adenosylmethionine (SAM) adalah senyawa donor metil yang bersirkulasi dalam darah dan menyediakan gugus metil untuk mempertahankan reaksi metabolisme lainnya. Disini dapat dilihat bahwa koenzim ini merupakan senyawa donor metil yang tentunya berperan penting dalam metilasi, jika tidak ada koenzim tersebut maka tidak terjadi proses reaksi metilasi
Hapus