Kimia Medisinal 10
"Hubungan struktur, sifat fisika kimia, dan ADE (absorpsi, distribusi, eksresi)
Absorpsi perkutan suatu obat dipengaruhi
oleh konsentrasi obat, luas membran tempat sediaan menyebar, derajat kelarutan
bahan obat baik dalam minyak maupun air, efek hidrasi kulit, waktu obat menempel
pada kulit.
Dari video dijelaskan Bahwa Waktu kontak sediaan dengan permukaan kulit juga berpengaruh pada absorpsi obat. Semakin besar
BalasHapuswaktu kontak maka konsentrasi obat yang diabsorpsi oleh kulit juga
meningkat. Basis hidrokarbon
memiliki waktu kontak yang lebih lama karena sifatnya sebagai penutup yang baik pada kulit. Dari pernyataan tersebut yang ingin saya tanyakan karena waktu kontak basis ini yang lama apakah jika diberikan dalam waktu yang berdekatan itu akan menyebabkan penumpukan salep sehingga tidak dapat memberikan efek?
Basis salep hidrokarbon mampu bertahan pada kulit untuk waktu yang lama dan tidak memungkinkan hilangnya lembab ke udara serta sukar dicuci. Disarankan memang pemakaian salep dengan basis hidrokarbon tidak dalam waktu berdekatan untuk mendapatkan hasil yang maksimal
HapusEfek hidrasi dari basis salep
BalasHapusmeningkatkan daya absorbsi obat dan membuat kondisi luka lembab. Kondisi luka yang lembab memfasilitasi pertumbuhan granulasi dan epitelisasi. Mengapa efek hidrasi ini dapat mempengaruhi absorbsi obat dan kelembaban obat? Dan apakah proses penutupan luka dengan salep ini juga di pengaruhi oleh jenis pula?
Efek hidrasi kulit mempunyai pengaruh terhadap absorpsi obat pada kulit. Efek hidrasi pada stratum korneum akan membuka struktur lapisan tanduk yang kompak dan juga benang-benang keratin dari stratum korneum akan mengembang sehingga kulit menjadi lebih permeabel. Pembawa yang bersifat lemak merupakan penutup yang oklusif sehingga dapat menghidrasi kulit. Dengan kemampuan basis salep hidrokarbon dalam efek hidrasi kulit maka dapat meningkatkan absorpsi bahan obat pada sediaan salep
Hapus